Senin, 02 September 2013

PROVINCE OF UTSAWA DHARMA GITA CONTEST



Art Centre, 3/9/2013.

Bali memiliki begitu banyak seni dan budaya, salah satunya adalah nyanyian suci ( Dharma Gita ). Dalam upaya melestarikan dan meningkatkan minat generasi muda akan Dharma Gita, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali menggelar lomba Utsawa Dharma Gita tingkat provinsi. Lomba ini mulai dari tanggal 3 sampai dengan 5 september 2013 bertempat di Taman Budaya Prov. Bali.  Adapun kategori Dharma Gita yang dilombakan adalah : membaca Sloka, menghafal Sloka, membaca Palawakya, Kidung, Dharma Wecana, Geguritan, dan Kekawin.  Lomba ini diikuti oleh anak-anak dari tingkat SD, SMP dan SMA. 
 
Bali has so many art and culture, one of which is a sacred song (Dharma Gita). In an effort to preserve and increase the interest of young generation to the Dharma Gita, Bali Provincial Cultural Office held a province of  Utsawa Dharma Gita contest. The Contest will held on 3, 4 and  5 of September 2013 located at Art Centre, Denpasar. The categories of Dharma Gita contest are : Sloka reading contest,  Sloka memorize contest, Palawakya reading contest,  Kidung, Dharma Wecana, Geguritan, and Kekawin. The competition was attended by the children from the elementary, middle and high school


バリ聖なる歌(ダルマギーター)そのうちの1つは非常に多くの芸術や文化を持っています。ダーマギーターに若い世代の関心を維持し、高めるための努力で、バリ州文化局が地方レベルのダーマギーターコンテストを開催しました。コンテストは、アトーセンター、デンパサールに位置する20139月の3,4,5日に開催されます。ダーマギーターのコンテストのカテゴリは以下のとおりです。スロカ読書コンテスト、スロカ暗記コンテスト、 パラワキャ読書コンテスト、 キヅン 、ダーマ ウェチャナ、 ゲグリタン 、ケカウィン 。競争は小·中·高校の子どもたちが参加しました。

Rabu, 14 Agustus 2013

PEMBERIAN PENGHARGAAN KEPADA SENIMAN LUKIS KLASIK BALI

Art Centre, 15/8/2013
Taman Budaya Provinsi Bali memberikan penghargaan kepada para seniman lukis klasik Bali sebagai penghargaan tertinggi karena telah menjaga, melestarikan dan meregenerasikan lukisan klasik Bali di daerahnya masing-masing, Adapun para seniman itu adalah Wayan Pande Sumantra, Jro Mangku Wayan Muliarsa, I Made Sondra, I Nyoman Sumantra, I Gusti Ngurah Artana, Anak Agung Raka Pudja, I Ketut Mustika, I Made Cat Suteja, I wayan Naka, dan Ida Bagus Ketut Suta. Penghargaan itu diserahkan bertepatan dengan pembukaan pameran lukis klasik Bali yang diselenggarakan oleh Taman Budaya Provinsi Bali.

Bali Provincial Cultural Park an award to the Balinese classical painting artists have been maintaining, preserving and regenerating Balinese classical painting in their respective regions, as for the artists it was Pande Wayan Sumantra, Jro Muliarsa Mangku Wayan, I Made Sondra, I Nyoman Sumantra, I Gusti Ngurah Artana, Anak Agung Raka Pudja, I Ketut Mustika, I Made Cat Suteja, I Wayan Naka, and Ida Bagus Ketut Suta. The Award was presented coincided with the opening of a Balinese classic painting exhibition organized by the Bali Provincial Cultural Park


バリ地方文化公園は バリ古典絵画アーティストが 維持保全と再生バリ古典絵画されて表彰されています。それはパンデ ワヤン スマンテュラワヤン ムリアルタ、イ マデ ソンデュラ、イ ニョマン スマンテュラ、 グラー アルタ、ラカ プジャ、ムスティカ、チャー ステジャ、ワヤン ナカ、ケテュー スタです。は、バリ地方文化公園主催古典バリの  絵画展 オープニング
合わせて発表されました

Senin, 12 Agustus 2013

PAMERAN SENI LUKIS KLASIK 2013

Art Centre, 13/8/2013.
UPT. Taman Budaya Provinsi Bali menyelenggarakan pameran seni lukis klasik dalam rangka HUT Republik Indonesia ke-68, HUT. Pemerintahan Provinsi bali ke-55 dan HUT. UPT. Taman Budaya Provinsi Bali ke-40. Tema dari pameran ini "Eksistensi Seniman Lukis Tradisional Bali". Jenis lukisan yang dipamerkan adalah seni lukis Kamasan, Ubud, dan Batuan. Pameran ini diselenggarakan dari tanggal 13 Agustus - 17 Agustus 2013. Tujuan dari pameran ini adalah untuk mengangkat, melestarikan, dan memperkenalkan kepada generasi muda sebagai generasi penerus lukis klasik Bali. Dalam kesempatan itu juga maestro lukis Suteja Neka turut hadir untuk memberikan sepirit pada pameran tersebut.

Bali Provincial Cultural Park organized an exhibition of classical art in the context to celebrating 68th anniversary of the Republic of Indonesia, 55th anniversary of Bali Provincial Government and 40th anniversary of  Bali Provincial Cultural Park. The theme of this exhibition "The Existence of Traditional Balinese Painting Artist". Type of paintings on display are Kamasan painting, Ubud painting and Batuan painting. The exhibition was held from 13 August to 17 August 2013. The purpose of this exhibition is to raise, preserve, and introduced to the younger generation as a generation of classic Balinese painting. On that occasion also painting maestro "Suteja Neka" were present to give sepirit in the exhibition


バリ地方文化公園は、インドネシア共和国の68周年を祝う文脈で古典美術の展覧会を開催しました。バリ州政府55周年を祝うバリ地方文化公園の40周年を祝うこの展覧会、 "伝統的なバリ絵画アーティストの存在"をテーマにディスプレイ上のの種類はカマサン塗装ウブド絵画やバトゥアン絵画です展示会は2013年8月13日から8月17日まで開催されました。この展覧会の目的は昇給維持、クラシックなバリの絵画の世代として若い世代に導入することですその際マエストロ"ステジャネカ"を塗装することは展示会にsepiritを与えるために存在していた

Rabu, 31 Juli 2013

INTERNATIONAL CONFERENCE & FESTIVAL FOR NORTH BALINESE CULTURE 2013

1 s/d 4 Agustus 2013. Kegiatan ini diselenggarakan Universitas Pendidikan Ganesha bekerja sama dengan beberapa pemangku kepentingan seni budaya Bali Utara, seperti Yayasan Pelestarian Warisan Budaya Bali Utara, Listibiya Buleleng, RRI Singaraja dan didukung Pemda Bali dan Pemda Buleleng. Tema dari kegiatan ini adalah ''Kreativitas & Inovasi– Ciri Khas Bali Utara''. Banyak acara yang dilakukan dalam kegiatan ini seperti konferensi budaya, demo dan pameran seni budaya di museum Buleleng, Kuliner khas Buleleng, foto-foto Buleleng tenpo dulu, musik modern dan kontemporer, tari topeng dan bondres (stand-up comedy) Bali, dll.  Sejumlah seniman internasional juga ikut meramekan kegiatan ini seperti pianis/antropolog Henk Mak van Dijk dan komposer Sinta Wullur (keduanya dari Belanda), Balawan, Arnaud Kokosky Deforchaux (penari, koreografer, Belanda, dll. 

August 1- 4, 2013. This event was organized Ganesha University in collaboration with multiple stakeholders of North Balinese art and culture, such as the Heritage Preservation Foundation of North Bali, Buleleng LISTIBIYA, RRI Singaraja and supported by Bali and Buleleng government . The theme of this event is'' Creativity & Innovation-Characteristic North Bali''. Many events in this activity such as, cultural conferences, demonstrations and exhibitions of art and culture in museums Buleleng, Culinary typical of Buleleng, Buleleng oldish photo, modern and contemporary music, dance masks and Bondres (stand-up comedy) Bali, etc. A number of international artists also enliven this activity as a pianist / anthropologist Henk Mak van Dijk and composer Sinta Wullur (both from the Netherlands), Balawan, Arnaud Kokosky Deforchaux (dancer, choreographer, Netherlands, etc.


20138月1日から4日まで。このイペントは、北バリの文化遺産の保存財団として北バリの芸術と文化の複数のステークホルダーと共同でガネーシャ大学ブレレンリスティビャ、エルエルイシンガラジャを組織し、バリやブレレン政府によってサポートされていました。このイベントのテーマは''創造と革新特性北バリ''です。このようなやや古い写真、近現代音楽、ダンスのマスクやボンデュレス(スタンドアップコメディ)バリなどブレレンブレレン博物館の文化会議、デモや芸術と文化の展示、ブレレンの料理典型的な、、、この活動では、多くのイベント国際的なアーティストの数もピアニスト/人類学者ヘンクマック·ファンダイク、作曲シンタウルル(オランダの両方)、バラワン、アルノーダンサー、振付師、オランダ等としてこの活動を活性化。

Selasa, 30 Juli 2013

BALI KITE FESTIVAL 2013

Juli 21-24 2013. Bali Kite Festival merupakan sebuah festival layang-layang internasional, diselenggarakan tiap tahun di wilayah Padang Galak Sanur, Denpasar.  Beberapa layang-layang tradisional Bali seperti Bebean (berbentuk ikan), Janggan (berbentuk burung) dan Pecukan (berbentuk daun) dan juga layang-layang kreasi baru akan mengikuti kontes. Ukuran layang-layang adalah berkisar antara 4 meter – 10 meter. Layangan Janggan bisa memiliki panjang ekor hingga 200 meter. Desain dari layang-layang biasanya dengan warna hitam, warna merah dan putih seperti layang-layang tradisional Bali, kecuali untuk layang-layang dengan kreasi baru. Permainan layangan memiliki makna signifikansi relijius yang dipersembahkan kepada Dewa Rare Anggon. Rare Anggon sendiri dipercaya sebagai pelindung areal pesawahan petani sehingga sawah masyarakat Bali tak terkena hama wereng maupun burung.

21 to 24 July 2013. Bali Kite Festival is an international kite festival, held every year in Padang Galak area of ​​Sanur, Denpasar. Some traditional Balinese kites such as Bebean (fish-shaped), Janggan (bird-shaped) and Pecukan (leaf-shaped)  and also new creations kites will follow the contest. Kite size ranges from 4 meters - 10 meters. Janggan kites could have a long tail up to 200 meters. Design of the kite usually with black, red and white colors as the traditional Balinese kites, except for the kite with new creations. The kites game has meaning religious significance  which is dedicated to Lord Rare Anggon. Rare Anggon itself is believed to be a protective area of ​​the Balinese rice fields so not affected planthoppers and birds.

2013年7月21日から24日までバリ凧祭りサヌール、デンパサールパダンガラク毎年開催された国際祭りですこのようなベベアン魚の形ジャンガンペチュカン葉の形、新しい創作などの一部の伝統的なバリのは、コンテストに従いますカイトサイズは4メートルから10メートルまでの範囲である。 ジャガンは、最大200メートルの長いを持つことができます。通常、新しい作品とのを除く伝統的なバリのとして黒と白の色の設計ゲームは主にレアアンゴンに捧げられています宗教的な重要性を意味しています。レアアンゴン自体はそうウンカや鳥に影響を与えていないバリの水田保護領域であると考えられている

Selasa, 16 Juli 2013

Balinese Architecture on Prehistoric Era

People always moved from one place to another for subsistence. They did not build their houses. Then they tried to settle down for survival during which they build simple new  living quarters. The building has no floor and was not a permanent place. The example of Balinese architecture of this kind can still be found in the form of construction for payers purposes
#. Menhir ( stone columns ) in the village of Sembiran
#. Dolmen ( resembling a table ) in the village of Cempaga and Tigawasa
Other tools that were made from stones are coffins commonly known as sarcophagus found in the area of Tegallalang and Taro.


人々は常に生存のためにある場所から別の場所に移動しました。彼らは家を建てていませんでした。その後、彼らは簡単に新しい宿舎を建設する間存続のために落ち着くことを試みた。建物は床がなく、恒久的な場所ではなかった。この種のバリのアーキテクチャの例は依然として納税者のために、構造の形で見つけることができます
#。 センビラン村のメンヒル(石柱)
#。 チェンパガとチガワサ村のドルメン(テーブルに似ている)
石から作られた他のツールは、一般的にテガラランと太郎の地域で発見石棺として知ら棺です。


Orang-orang selalu pindah dari satu tempat ke tempat lain untuk kelangsungan hidupnya. Mereka tidak membangun rumah mereka. Kemudian mereka mencoba untuk menetap untuk bertahan hidup selama mereka membangun tempat tinggal sederhana yang baru. Bangunan ini memiliki lantai dan bukan tempat permanen. Contoh arsitektur Bali semacam ini masih dapat ditemukan dalam bentuk konstruksi untuk tujuan pemujaan.
#. Menhir (tiang batu) di Desa Sembiran
#. Dolmen (menyerupai meja) di Desa Cempaga dan Tigawasa
Alat-alat lain yang terbuat dari batu adalah peti mati umumnya dikenal sebagai sarkofagus yang ditemukan di wilayah Tegallalang dan Taro.

Selasa, 09 Juli 2013

CLASSICAL BALINESE MUSIC BY MEKAR BHUANA CENTER

As part of the Bali Arts Festivals’ month-long program of cultural and arts performances, Mekar Bhuana Center presented a unique performance of classical Balinese music at the Ayodya Stage, Taman Budaya (Bali Arts Center) on Tuesday, July 9, 2013 at 2:00 pm. Mekar Bhuana Center was established in 2000 as a division of the Selonding Bali Foundation by New Zealand ethnomusicologist Vaughan Hatch, and dance instructor Putu Evie Suyadnyani. Based in Kertalangu, Denpasar, Mekar Bhuana specializes in Balinese music, archaic gamelan and dance art forms - specifically semara pagulingan, semara patangian (pelegongan), semara pandirian (bebarongan), selonding and gender wayang.

Sebagai bagian dari PKB, program pementasan seni dan budaya sebulan penuh, Sanggar Mekar Bhuana mempersembahkan pementasan tabuh klasik di panggung Ayodya, Taman Budaya Provinsi Bali pada hari selasa, 9 Juni 2013, pukul 14.00. Sanggar Mekar Bhuana didirikan pada tahun 2000 sebagai  sebuah divisi dari  Yayasan Selonding Bali oleh Selandia Baru etnomusikolog Vaughan Hatch, dan instruktur tari Putu Evie Suyadnyani yang berbasis di Kertalangu, Denpasar, Mekar Bhuana mengkhususkan diri pada musik Bali, gamelan kuno dan seni tari - khususnya semara Pagulingan, semara patangian (pelegongan), semara pandirian (bebarongan), Selonding dan gender wayang.

文化や芸術の公演のバリ芸術フェスティバル '一カ月間のプログラムの一環として、メカルブアナセンターが2201379日、火曜日にタマンブダヤ(バリアートセンター)、アヨディアステージでの古典的なバリの音楽のユニークなパフォーマンスを発表:午後 2時。 メカルブアナセンターはニュージーランドヴォーンハッチとダンスインストラクタープトゥエヴィによってセロンディンバリ財団の一部門として2000年に設立されました。特にセマラパグリアン、セマラパタギアン(ペレゴンアン)、セマラパンディリアン(ベバロンアン)、セロンディンジェンダーワヤン 、ケルタラング、デンパサールに基づき、メカルブアナはバリ音楽、古風なガムランと舞踊芸術形式に特化しています。